Pusatnya Berbagai Macam Batik. Batik Pria, Batik Wanita, Batik Anak2 dan Aksesoris Batik Lainnya. Kualitas Asli SOLO
 

BATIKLAKSMI.COM

Pusatnya BERBAGAI MACAM BATIK SOLO

 

 

 

 

 

PRODUK KAMI:

 

-

Bantal Batik

-

Kaos Batik

-

Kemeja batik

-

Blus Batik

-

Daster Batik

-

Rok Batik

-

Sandal Batik

-

Celana Batik

-

Jilbab Batik

-

Mukena Batik

-

Sajadah Batik

-

Sprei Batik

-

Bahan Batik

-

Sutera Batik

-

Interior Batik

call/sms us at :       

(62 21) 536 522 78

          or                      

(62) 0813 146 00 283

              or

(62-21) 95 1000 50

 

email:        sales@batiklaksmi.com

showroom:

1. Raden Mas Said, SOLO

                                             

2. Kemanggisan, Jak-Bar

 

 

del.icio.us
Furl
Google
ma.gnolia
Netscape
Netvouz
RawSugar
reddit
Shadows
Simpy
Sphinn
StumbleUpon
Yahoo MyWeb

      

Batik Diusulkan Sebagai Warisan Dunia

 

Usulan Indonesia kepada Badan PBB untuk Kebudayaan (Unesco) agar batik sebagai warisan budaya dunia sebagai upaya pemerintah mendorong pelestarian terhadap salah satu peninggalan nenek moyang Bangsa Indonesia itu.

"Untuk melindungi budaya, batik Indonesia kita usulkan kepada Unesco sebagai warisan dunia," kata Kepala Balai Konservasi Peninggalan Borobudur, Marsis Sutopo, di Borobudur, Jateng, Rabu.

Ia mengatakan, usulan melalui Departemen Kebudayaan dan Pariwisata itu hingga saat sekarang masih dalam tahap penyusunan naskah akademis tentang batik Indonesia.

Batik sebagai warisan dari nenek moyang Bangsa Indonesia, katanya, memiliki multifungsi dalam kehidupan masyarakat antara lain sebagai bahan pakaian, sarana "pasok tukon" (mahar) dalam tradisi perkawinan, untuk upacara adat, dan menunjukkan status sosial seseorang.

Ia menyebut batik sebagai produk kreativitas budaya Bangsa Indonesia yang bernilai luhur.

Jika Unesco menyetujui usulan Indonesia atas batik Indonesia sebagai warisan dunia, katanya, tentu akan menjadi kebanggaan Bangsa Indonesia dan masyarakat internasional.

Ia menyebut motif batik juga dijumpai sebagai hasil kebudayaan bangsa lain seperti Mesir, Iran, Cina, Thailand, dan Malaysia.

"Batik bukan monopoli Indonesia. Mereka juga memiliki tradisi batik, tetapi tentu berbeda satu sama lain, berbeda juga dengan tradisi batik Indonesia. Batik Indonesia terlihat lengkap dan multifungsi," katanya.

Ia mengatakan, motif mirip batik juga dijumpai dalam relief di Candi Borobudur yang dibangun sekitar abad ke-8 masa Dinasti Syailendra.

"Yaitu motif sulur-suluran yang sebenarnya motif tumbuhan menjalar sebagai hiasan relief, juga ada motif bunga, kain rumbai-rumbai, itu banyak dijumpai dalam relief Borobudur," katanya.

Beberapa sumber, katanya, menyebutkan bahwa batik Indonesia berkembang pada zaman Kerajaan Majapahit sehingga daerah seperti Trowulan dan Mojokerto di Jawa Timur dikenal sebagai pusat batik.

Pada zaman Kerajaan Mataram Islam, katanya, juga berkembang budaya batik sebagai produk kreatif para puteri keraton.

"Batik Indonesia perlu terus dilestarikan, sejak zaman dahulu dibuat untuk pemaknaan kehidupan," kata Marsis Sutopo.

 

Sumber : KOMPAS

 

copyright 2008@BATIKLAKSMI